Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Shalom dan Salam Kebajikan.
Halo pembaca yang cerdas! Ada peribahasa yang sangat familiar pada beberapa perkenalan. Secara Bahasa Indonesia, kalimatanya adalah "Tak Kenal Maka Tak Sayang". Di lain versi, ada kalimat "Tak Kenal Maka Ta'aruf". Maka, perkenankan saya untuk ta'aruf, yaitu memperkenalkan diri.
Perkenalkan, saya Manila Nathania Massang (NIM: 20223001). Seorang mahasiswi baru di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Informasi lebih lanjut mengenai Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dapat ditemukan pada website iik.ac.id.
Saya merupakan mahasiswa dari Program Studi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok pada Fakultas Kesehatan. Keunggulan dari Program Studi yang saya pelajari adalah ilmu mengenai akupuntur, tuina, kop atau dikenal dengan bekam, dan herbal. Saya pribadi ingin berfokus pada akupuntur yang merupakan metode penyembuhan alternatif, Manfaat akupunktur yang paling utama adalah meredakan nyeri. Nah, cara ini dapat mengurangi ketegangan pada punggung dan leher, sehingga rasa nyeri pada punggung serta sendi jauh berkurang. Metode ini banyak dipilih karena salah satu cara bebas obat untuk atasi nyeri. Selain meringankan rasa nyeri, akupunktur juga memiliki manfaat untuk mengurangi frekuensi kekambuhan sakit kepala sebelah ini. Dalam mengatasi migrain, terapi akupunktur akan melepaskan hormon endorfin, yaitu hormon di dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk mengurangi rasa sakit, salah satunya nyeri akibat migrain.
Selanjutnya, mari berfokus pada materi mengenai penggunaan internet dalam dunia kesehatan yang akan saya bahas. Penggunaan internet dalam dunia kesehatan sangatlah penting. Internet dapat digunakan untuk mendukung sistem kerja di bidang kesehatan, seperti pelayanan maksimal pada pasien, penyimpanan riwayat kesehatan menggunakan dokumen digital, dan integrasi sistem pada rumah sakit. Selain itu, internet juga dapat digunakan untuk memfasilitasi interaksi dokter-pasien, edukasi kesehatan masyarakat, dan memudahkan update ilmu pengetahuan kedokteran. Salah satu contoh pemanfaatan internet dalam dunia medis adalah telemedicine atau melakukan konsultasi kesehatan secara online. Baik melalui situs atau website resmi kesehatan maupun aplikasi. Pemanfaatan IoT (Internet of Things) untuk penyediaan resep obat dapat mencegah adanya pemalsuan atau manipulasi resep demi kepentingan pribadi. Contoh, sistem pengolahan resep obat elektronik menggunakan teknik kode QR berbasis IoT dapat memudahkan pengolahan resep obat dan mencegah pemalsuan atau manipulasi resep demi kepentingan pribadi Namun, penggunaan internet juga memiliki dampak buruk terhadap kesehatan seperti kecanduan dan gangguan mental. Di lain pihak, penggunaan media sosial juga rentan dimanfaatkan untuk menyebarkan berita yang tidak benar dan tidak maupun kurang jelas sumbernya.
Dalam bidang kesehatan, kehadiran internet dan intranet sangat dibutuhkan. Intranet di butuhkan untuk kepentingan efektivitas informasi dan kerahasiaan misalnya untuk data pasien, data tindakan terapi atau obat yang dibutuhkan. Sedangkan internet dibutuhkan untuk akses informasi yang bersifat luas dan kompleks, khususnya mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Tak terkecuali dengan kesehatan tradisonal tiongkok. Dari segi manfaat, yaitu memudahkan masyarakat dalam mengetahui berbagai macam informasi tentang penyakit hingga terapi beserta obat dan pencegahnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Internet dapat mendukung adanya satu data kesehatan dengan cara berikut;
2. Rekam Medis Elektronik (Electronic Health Recorder/EHR)
3. Konsultasi Medis Jarak Jauh
4. Pemantauan Kesehatan Pribadi
5. Standar dan Protokol Komunikasi
Demikian pembahasan mengenai kegunaan internet dalam dunia kesehatan. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Semoga manfaat baik internet menjadi bagian dari kehidupan kita. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan kirim pesan melalui email saya di manila.nathania@gmail.com. Saya akan segera membalas jika tidak ada halangan.
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
No comments:
Post a Comment